Widget HTML Atas

5 Tips Detoks Gadget, Hidupmu Tak Hanya Sebatas Dunia Maya

Sebagai generasi 90-an, kadang sukai rindu menyaksikan anak-anak yang dapat bermain bebas di alam. Main gobak sodor, nyemplung di sungai, atau sekadar kejar-kejaran dengan rekan sepantarannya. Masifnya pemakaian tehnologi memang otomatis turut mengganti rutinitas, dimulai dari anak-anak sampai orang dewasa rasanya telah rekat dengan kegiatan yang mengikutsertakan handphone. Tidak perlu jauh menyaksikan seseorang, coba penilaian diri kita, dalam satu hari berapakah jam saat yang kamu habiskan dengan handphonemu dibanding berhubungan dengan sekitaran?

Nah, ada banyak panduan nih supaya kamu dapat kurangi intensitasmu memakai handphone.


1. Buatlah batasan waktu pemakaian handphone yang dapat ditolerir dalam satu hari


Tak bisa disangkal, work from home (WFH) dan school from home (SFH) jadikan kita semakin tidak dapat terlepas dari handphone. Ada banyak sekali agenda concall dengan client atau Zoom rapat dengan guru dan dosen. Coba untuk membikin ketentuan untuk diri kita, jika wajarnya jam untuk mengerjalan pekerjaan kantor atau sekolah ialah saat pagi hari atau jam aktif kantor dan sekolah.


WFH dan SFH bukan sebuah argumen untuk menahan-nahan tugas, bila kamu tidak disiplin dalam diri sendiri, yang ada bukanlah kamu menuntaskan tugas, tetapi justru asyik menjelajahi internet untuk beberapa hal yang kurang penting.


Jika kamu terhitung orang yang paling aktif di Instagram, sebaiknya coba feature set daily reminder yang sudah disiapkan. Mulai bikin batas, berapakah lama durasi waktu yang bisa kamu habiskan dalam satu hari untuk men-scroll feed instagram, entahlah itu untuk kepoin sang Ia atau untuk sekedar ikuti informasi yang viral.


Sedangkan bagi kamu pencinta sinetron, sehabis pulang kerja menyaksikan visual artis/artis pujaan terkadang membuat terbuai, seakan-akan pikiran jadi lebih fresh sesudah menyaksikan sinetron favorite. Aku juga pernah merasakannya, akhirnya bukanlah istirahat, tetapi justru marathon di muka netbook sampai larut malam.


Tentu saja, esok harinya tubuh jadi lelah karena kurang istirahat. Taat pada ketentuan yang dibikin diri kita benar-benar diperlukan di sini, sia-sia saja telah off media sosial, tetapi tetap on menonton sinetron.


2. Acara makan dan bergabung dengan mitra ialah peristiwa sangat jarang, singkirkan gadgetmu sesaat


Coba jujur dalam diri sendiri, saat makan di luar dengan keluarga atau rekan, kamu terhitung team berdoa atau team memotret makanan untuk diupload di media sosial? Mendokumentasikan peristiwa bersama melalui lensa camera memanglah tidak salah, tetapi janganlah sampai gadgetmu membuat event khusus itu jadi tidak berarti.


Akupun dengan kerja keras hilangkan rutinitas ini, yang dahulunya sukai memotret dan up-date tiap peristiwa yang berjalan, perlahan-lahan coba jadi team #latepost supaya dapat semakin nikmati tiap peristiwa. Tidak gampang memang, ada selalu bujukan untuk membagi tiap event kebersama-samaan di media sosial.


Namun, bila tidak cobanya dari saat ini, ingin sampai kapan hidup di jagat maya dan mempertaruhkan kehidupan riil? Sepanjang hari kita telah direpotkan dengan kegiatan masing-masing, tidak ada kelirunya saat makan malam dipakai untuk bergurau dan membuat hubungan dengan bagian keluarga.


3. Unfollow akun yang kurang memberimu manfaat


Apa hubungan unfollow akun dengan detox handphone? Ada donk! sadar atau tidak, memperhatikan kehidupan seseorang memang hal yang membahagiakan. Seringkali, ada account khusus yang ikhlas membuat posting cuman untuk mengulas kehidupan public figur, dan kita sebagai pemakai media sosial sering ikuti account itu sekalian turut ketawa haha-hihi menyaksikan kesenangan atau bencana yang dirasakan si public figur.


Dengan jadi followers akun-akun itu, cukup memberi imbas untukmu. Waktu sepersekian menit yang kamu habiskan untuk gibah di media sosial, semestinya dapat dipakai untuk kegiatan yang lain lebih berguna untuk masa datang.


Jadi , mulai saat ini lebih bagus unfollow saja account yang sebetulnya tidak begitu punya pengaruh buat hidupmu, kamu tidak bakal menjadi orang ketinggalan kok karena hanya tidak ikuti isu terbaru.


4. You need deep sleep, matikan gadgedmu saat akan tidur!


Pernah rasakan keadaan lemas dan malas bekerja pada pagi hari? Coba check, mungkin ada yang memiliki masalah dengan kualitas tidurmu. Sama seperti yang kita kenali, tidur yang bagus ialah di antara 7-9 jam setiap hari untuk mengembalikan energi yang sepanjang hari telah dikuras.


Sadar ataupun tidak, karena keasyikan dengan handphone sering kita bergadang dan meremehkan hak badan untuk istirahat. Sebagai contoh kamu yang dalam sehari-harinya mewajibkan pemakaian handphone untuk bekerja, coba untuk mematikan handphone ketika akan tidur.


Tak perlu mencemaskan e-mail atau WhatsApp dari boss, setia pada tugas memanglah bagus, tetapi badanmu perlu istirahat. Janganlah sampai keinginan koreksi malam hari malah akan mengusik kualitas tidurmu.


Sebaiknya 1 jam saat sebelum tidur, jauhi pemakaian handphone atau menonton TV. Sebagai tukarnya kamu dapat membaca buku enteng atau menulis jurnal mengucapkan syukur. Hal yang kelihatannya remeh ini cukup berpengaruh pada kualitas tidur pada malam hari. Yakinkan supaya saat sebelum tidur, kamu melepas semua beban atau permasalahan yang kamu rasakan sepanjang hari.


5. Masih banyak lokasi yang perlu kamu kagumi, meninggalkan gadgetmu dan jadilah saksi keelokan ciptaan Tuhan


Ada sebagian orang yang kerjanya mewajibkan hubungan dengan handphone, bila kamu satu diantaranya, karena itu akhir pekan ialah saat yang pas untuk sesaat terlepas darinya. Bila sepanjang weekday, kamu terlampau direpotkan dengan banyak kegiatan di muka monitor computer dan tidak dapat meremehkan handphone, sekarang waktunya kamu distribusikan beberapa saat untukmu lakukan detox saat akhir pekan.


Kamu bisa mengawali dengan berjalan pada sekitar lingkungan atau naik sepeda rileks berkeliling-keliling taman. Untung kembali bila kamu tinggal di wilayah dengan pemandangan alam yang memanjakan mata, pakai akhir pekan untuk kagum pada keelokannya. Bukan waktunya kembali cuman menyaksikan dari internet, kamu bisa juga menelusuri beberapa tempat memanjakan mata disekitaran tempatmu tinggal.


Sejuknya udara pagi dan hijau dedaunan baik sekali untuk kesehatan. Akhir pekan ialah saat yang pas untuk mengembalikan energi dan hilangkan depresi karena tugas. Janganlah sampai weekendmu jadi percuma dengan menghabiskannya untuk membaca informasi yang kurang bermanfaat di media sosial.


Nah, mulai saat ini coba turunkan dikit demi sedikit saat yang kamu habiskan bersama handphone. Cicipi hubungan dengan sekitaran dan dapatkan kebahagiaanmu di dunia riil. Jika mengawali peralihan seorang diri berasa berat, kamu benar-benar bisa ajak teman dekat atau orang tersayang untuk kerjakan perubahan bersama-sama.